Senin, 20 April 2015

My Love Blossome of the Years




Namaku intan yurikamoto sekarang aku bersekolah di afilasi shutoku Tokyo sma jurusan umum arsitektur grafis yang paling terkenal di Tokyo. Semenjak duduk di bangku sma, aku merasa mulai dewasa dan mulai mencari jati diriku yang sebenarnya dan saat itu aku dihadapi oleh kehidupan pribadi seorang remaja salah satunya persoalan cinta.
Aku mulai merasakan yang namanya cinta terhadap pria yang kusuka, pria yang pertama yang membuat jantung ini berdegub tanpa jeda . pria itu bernama hafiz kikuta. Hafiz adalah seorang siswa dari sekolah afilasi shutoku dan dia 1 sekolahan dengan ku bahkan 1 kelas. semenjak naik kelas hafiz adalah pria yang membuatku jatuh cinta sampai saat ini, yang membuatku suka dengannya adalah fisik dan juga kepribadiannya yang keren, ia mempunyai karisma yang mempesona, keren, jenius, baik dan mungkin dia bisa dikategorikan dengan pria idaman. Tapi salah satu dari sifat dia yang membuat ku penasaran karena dia itu super misterius dan cuek, dia tidak peduli dengan hal-hal yang menghebohkan, apalagi dengan wanita yang hampir setiap hari memanggil namanya, ah bagiku itu berlebihan, aku mulai menyadari aku tak akan bisa dekat dengannya, wanita yang cantik dan kaya saja dia abaikan, bagaimana dengan ku ?
Aku hanya wanita biasa yang ingin punya impian tinggi, tingkahku ini tidak boleh diketahui oleh orang lain, jika diketahui yang lain, aku akan dikatakan sama seperti wanita wanita lain, apalagi aku dan hafiz 1 kelas bisa saja nanti meghebohkan dan aku tidak ingin jadi bahan tertawaan teman-temanku karna menyukai pria yang super cuek, yang menurut teman-teman ku pasti tidak akan diperdulikan oleh dia, ah samakin sempit saja kesempatanku dekat dengannya.
Setiap hari aku selalu melihat dia dari kejauhan, susah sih tapi ya mau bagaimana lagi kesempatan yang bisa ku nikmati setiap hari , aku bahagia bisa 1 kelas dengannya bahkan bangku kita hampir berdekatan, dia ada diurutan pertama dari depan paling ujung sedangkan aku diurutan ke3 dari depan paling ujung, walaupun aku hanya memandang sejenak tapi aku selalu saja memasang wajah jaim sedikit agar tidak diketahui yang lain.. padahal dalam hati geram apabila dia dekat dengan wanita lain dan aku hanya cukup merenung dan diam tanpa kata
Next moon
Tengah semester, waktu itu aku mengambil  kartu ujian di ruang tata usaha dan tak disangka hafiz berjalan kearah ku dengan tatapan yang mempesona dan raut wajahnya yang begitu jutek,, walaupun begitu tetep saja aku jadi deg deg an , aku pikir dia ingin memanggil sesorang tapi ternyata kita berdua hanya berpapasan.
2 minggu  sudah terlewati, hari ini saatnya ujian berlangsung, seperti biasanya aku datang lebih awal sebelum prince ku datang, aku duduk di depan taman sekolah untuk merasakan musim semi yang cerah , beberapa menit kemudian hafiz datang, sama seperti biasanya yang dia lakukan, dia melihat wanita dengan dingin nya serta membuang muka, kecewa sih tapi bahagia yaitulah yang disebut namanya sedang falling in love, yang menyebalkan bisa saja berubah menjadi menyenangkan.
Bel berbunyi, pertanda ujian dimulai aku duduk dibangku no 2 dari belakang dan hafiz duduk di samping barisan ku jadi intinya sekarang kita bersebelahan,, itu bener bener bikin pikiran ku campur aduk, dan ini aku rasain sampai ujian berakhir.
Mulai kembali kekelas awal , waktu aku sendiri tanpa sadar aku nulis dibuku catatan ku dengan tulisan intan love hafiz berulang ulang tanpa sengaja dibelakang ku ada yukiza ,, dia membaca tulisan ku  dan dalam hitungan detik si yuki langsung nyebarkan tulisan ku ke anak anak sekelas dengan suara keras yang otomatis si hafiz mendengar apa yang dikatakan yuki dan hafiz menoleh ke arah ku ,, betapa malunya aku saat itu sudah dipermalukan seperti ini ,, lalu aku pun sedikit melirik ke dia lagi dan aku dengar dia bicara walau agak samar samar ,, kalau tak salah dia bicara “ dasar ceroboh “ dan dia langsung saja membuang muka dan melanjutkan aktifitasnya.
Dari situ aku diam tanpa ekspresi dan tidak berkomentar tentang kisruh yang tadi, sampai bel pulang pun berbunyi,, dan dengan adanya kejadian tadi masalah ini semakin besar , hafiz semakin sulit ku dekati dan ,, sampai dirumah aku lekas kekamar dan merenungin kejadian memalukan tadi siang sampai aku terlelap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar